Harassed

Entah kenapa, pagi ini saya merasa terdorong untuk berbagi pengalaman tentang pelecehan seksual. I guess I wanted to talk about this since long ago here, tapi belum ada mood yang pas. And who knows why this morning’s it? LOL. Mungkin karena beberapa hari yang lalu saya melihat hashtag #16DaysOfActivism!

Saya gak ingat kapan pertama kali saya mengalami catcalling karena saya masih muda banget. Berhubung saya pernah berbagi cerita dengan teman-teman, saya jadi tahu kalau kebanyakan dari teman-teman perempuan saya juga pernah mengalami hal yang sama.

Cat·call

ˈkatˌkôl/
verb
gerund or present participle: catcalling
  1. make a whistle, shout, or comment of a sexual nature to a woman passing by.
    “they were fired for catcalling at women”

Contohnya, di’suit-suit’in pas lewat depan sekumpulan orang di pinggir jalan.

Mungkin ini yang paling banyak terjadi. Tapi saya pernah mengalami yang komentarnya lebih parah. Walaupun saya tidak ingat KAPAN itu pertama kali terjadi, tapi saya masih ingat perasaan saya: malu. Saya merasa kotor, takut, marah. Saya merasa, figuratively, ditelanjangi di depan umum.

Pelecehan jenis lain? Pernah juga. Kayak orang yang mencoba ‘nyolek’ bokong saya dari atas motor biar dia gampang kabur. How classy. Atau orang yang asal colek-colek di depan umum. What did you think I am, penisbrain? An object? Mungkin dia pikir saya ini barang yang ada di etalase bisa dilihat dan dipegang seenaknya.

Atau menerima unsolicited dick pict, alias foto penis seseorang, yang bahkan kenal saja tidak, di Yahoo! Messenger. Entah darimana orang ini dapat username saya, lalu suatu malam saya nerima foto isi celana dalam dia. HOW SUPER CLASSY, don’t you think? I do not want a peek to what’s inside your underwear, thanks.

Motivasi saya menulis ini tiada lain karena ada orang tidak tahu kalau catcalling adalah pelecehan seksual verbal. Ada yang bilang kalau itu biasa aja. Bahkan ada yang menganggap itu lucu. Di awal, saya pun tidak tahu kalau saya mengalami suatu bentuk kekerasan, sampai saya baca di suatu majalah. Saya berharap saya berkontribusi, walaupun sedikit, dalam edukasi mengenai hal ini.

I remember how it felt to be harassed, and it’s just not something I can ignore.

#MeToo #EndHarassment

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s